Antusiasme siswa SD Negeri Pulo Panjang 1, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten serang, Banten terlihat saat kegiatan bersih-bersih dan pengumpulan sampah plastik di kawasan mangrove pada hari Sabtu, 18 Januari 2025. 


Nantinya sampah tersebut akan digunakan sebagai bahan dasar paving block dan liquid smoke fuel. Sampah plastik yang berhasil dikumpulkan sebanyak 67,6 kg dengan jenis plastik yang dikumpulkan berupa plastik es, sampah kantong plastik, alumunium plastik, sampah gelas, sampah botol, galon dan toples bekas.


Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang tergabung dalam Kelompok Studi Segara Warriors. Tim ini berhasil lolos pendanaan Program Bumi Berseru Fest 2024 dengan memenangkan kategori Pelestarian Ekosistem Darat dan Laut yang diselenggarakan oleh Telkom Indonesia.


Tim yang beranggotakan Siti Julaeha, Heru, Lusi Oktaviani, Siti Nurasiyah, Siti Savilas Ritla Nafisa, Putri A’Mulia, Jumyati, Abdul Muad Maenaka, Abdul Muid Mainaki, Kairul Tanjung, Riyon Arya Putra, Siti Nurmela, Elin Inkanada, Ida Rohimah, Muhammad Uke Destyan, Sumarni, Yuan Afwa Syahwaldi, dan Zulfikli, dengan dosen pembimbing Dr. Muh. Herjayanto berhasil mengungguli 2.318 tim yang mendaftar dan mengalahkan 23 tim finalis di tahap akhir.


Pada program ini, Segara Warriors mengangkat permasalahan sampah plastik dengan solusi inovatif berupa pemanfaatannya menjadi paving block dan liquid smoke fuel. Program ini bertujuan untuk mengedukasi bahaya sampah plastic dan mengatasi pencemaran plastik di kawasan mangrove Pulau Panjang dengan pendekatan ekonomi sirkular dan teknologi ramah lingkungan. Sasaran utama program ini adalah siswa Sekolah Dasar (SD), masyarakat umum, serta aparatur pemerintah desa.


Program ini telah berjalan sejak Januari 2025 hingga Maret 2025. Selama pelaksanaannya, Segara Warriors telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti edukasi tentang bahaya sampah plastik terhadap lingkungan, pengumpulan sampah di kawasan mangrove, serta implementasi pengolahan sampah plastik kepada siswa SDN Pulau Panjang 1, khususnya kelas 5 dan 6, yang diikuti oleh 101 siswa.


Heru, selaku PIC program berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal kolaborasi antar elemen masyarakat. “Harapannya kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik untuk pelestarian lingkungan yang berkelanjutan” ungkap mahasiswa Ilmu Perikanan Untirta angkatan 2022 tersebut.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama